Akan menjadi siapa dia nanti, ditentukan mulai hari ini!

by - Thursday, April 27, 2017

Saya banyak meperhatikan kalau cara anak dibesarkan, akan sangat mempengaruhi bagaimana dia menjalani hidupnya ketika dewasa nanti.
Anak yang terbiasa hidup mewah, ketika dewasa akan butuh kemewahan. Anak yang terbiasa dibiarkan tumbuh sendiri, akan terbiasa tumbuh tanpa bimbingan jangan heran kalau sudah dewasa nanti akan susah dinasehati. 
Kalau saya pengennya anak saya punya kebiasaan baik yang akan menguatkan karakternya ketika dewasa nanti. Gimana caranya? Saya mulai dengan mengamati sifat dasar anak. Dastan anaknya hatinya baik dan lembut, mudah diarahkan, aga sedikit tricky tapi saya sudah tau kuncinya. Kalau arham, agak sedikit menantang 😁
Arham ga suka dipaksa ngelakuin sesuatu yang diluar keinginan dia. Pendekatannya juga beda sama dastan. Kalau dastan tinggal dikasih tau hal ini baik, dia pasti mau ngelakuin itu. Kalau arham, semuanya harus dibuat seru. 
Saya lagi berusaha membiasakan habit baca buku ke arham. Awal awal, bukunya dilempar, karena ngga seru. Hehe dia balik lagi ke mainan dia. Tapi saya ga menyerah, saya tunjukin buku sambil bilang "waaww"  (karena dalam bahasa arham ekspresi waw itu artinya seru hehe) hasilnya lumayan, dia jadi mau pegang dan buka buka buku. Tapi cuma bertahan bbrp detik 😂 lalu saya coba ngebacain dia buku sambil nenen. Nah ini dia suka. Walaupun sambil nenen tapi mata dan perhatian nya tertuju pada buku. Saya sih ga bacain dia cerita panjang panjang. Karena belum ngerti juga. Lebih ke nunjukin kalau buku itu seru. Tunjuk tunjuk gambar, kasih satu kata sederhana (waaw bebeek! Waaww kudaa!) gitu gitu aja siih. Tapi lumayan dia jadi menganggap buku itu seru.
Saya percaya ga ada anak yang sebenernya ga suka baca buku, hanya orang tuanya kerja keras untuk bikin dia cinta buku apa ngga. Semua kebiasaan baik dimulai dari sekarang. Yuk mulai kebiasaan baik mereka 😊

Love, NA

You May Also Like

0 comments