Passion VS motherhood

by - Monday, August 14, 2017


Saat ini saya FULL TIME 48 jam sehari menjadi seorang ibu. Hehehe (lebay dikit boleh yaa because its just too exhausting) saat ini pun saya ga ada mbak atau nanny. Jadi cuapek sangat. Menjadi seorang ibu FULL TIME itu artinya menomor terakhirkan keinginan, kebutuhan diri sendiri demi anak anak. (gak setuju gapapa juga, ini definisi saya sendiri) seorang ibu itu sangat ngga egois. Sebagian diri kita hilang entah kemana karena terlalu asyik menghebatkan anak. Itu lah pengorbanan terbesar yang saya buat sepanjang hidup saya. Sungguh sangat berat. Sayapun ga nyangka saya bisa juga menjalaninya. Sampai anak anak bisa saya lepas, saya rela mengalah demi mereka. Termasuk passion saya. Apa itu passion? Sesuatu yang ketika kamu membayangkannya aja udah bisa bikin jantung berdetak lebih kencang, u feel something different in ur heartbeat. Sesuatu yang bisa membuatmu merasa sangat hidup. And lucky me, i still have that precious thing in my heart.i still have the same fire i had when i was still in college. Im still myself, after all the sacrifices i've made in being a mother. I want to go out there, meeting people, educated people, talking about smart things (not stupid gossip things that makes me feel very stupid) speaking up my mind, being heard, being myself. Thats it. Setelah anak anak siap dilepas menjalani kehidupan, im ready to get myself back. I dont care about being too late. GOOD THINGS TAKE TIME. Sabar, insyaAllah semuanya bernilai dimata-Nya. 

You May Also Like

0 comments